Pages

Minggu, 06 Februari 2011

Instalation Debian 5



Proses Instalation Debian 5

1. Pilih bahasa yang akan digunakan dalam proses instalasi (english)
2. Pilih (Other), (Asia), (Indonesia)
3. Pilih keyboard layout yang akan digunakan (american english), menunggu proses scanning
4. Pilih (Configure Network Manually)
5. Masukkan IP Address (192.168.25.1) IP LAN kita, kemudian pilih (continue)
6. Masukkan Netmask (255.255.255.0) telah terisi sendiri, kemudian pilih (continue)
7. Masukkan gateway (192.168.25.1) samakan dengan IP Address kita, kemudian pilih (continue)
8. Masukkan name server address atau DNS (192.168.25.1) samakan dengan IP Address kita di awal, kemudian pilih (continue)

9. Hostname (server)

10. Masukkan domain name (lks25.sch.id) sesuai dengan keinginan kita
11. Pilih kota (Jakarta)

12. Partition disk : pilih partitioning method : (guided-use entire disk), kemudian klik (Enter)

13. Pilih (all files in one partition (recomended for new users))

14. Debian 5 akan menentukkan partisinya sendiri, pilih (finish partitioning and write change to disk)

15. Pilih (yes) untuk write the chage to disk

16. Masukkan root password atau password admin (lks 2010), sesuai dengan keinginan, kemudian rewrite password (lks 2010)

17. Masukkan full name (suci-larasati), continue username for your account (suci-larasati)

18. Masukkan password (lks 2010), rewrite password (lks 2010), use a network mirror
19. Dalam proses configuring apt pilih (no), pilih (no), pilih (no) participate in the package usage survey

20. chose software to install, pilih paling bawah (standart system), memilih yang atas dengan menggunakan space

21. Install the GRUB BOOT loader to the master boot record pilih (yes), (continue), (finish)

Konfigurasi Hotspot MikroTik




Perlatan yang dibutuhkan:
a. PC Mikrotik
b. PC Router
c. PC Client

d. Switch

e. Akses Point
f. Kabel straight









TAKE IT EASY,,,!! Begini loh caranya :

1.Klik (a) untuk memilih semua aplikasi yang akan di install, klik (i) untuk menginstall mikrotik, klik (y) untuk melanjutkan proses instalasi mikrotik

2.Mikrotik akan melakukan formating disk
3.Proses instalasi sedang berlangsung, klik ENTER untuk me-reboot
4.Setelah mikrotik me-reboot, lalu setelah itu maka proses instalasi telah selesai dilakukan, maka muncul tampilan seperti dibawah ini

5.Login mikrotik dengan (admin), password (enter) maka akan muncul tampilan awal dari mikrotik pilih n (no) ketika muncul perintah do you want to see the software license?

6.Ketik perintah (interface print / interface pr), untuk melihat ada berapa LAN Card atau Ethernet yang terdapat pada PC Mikrotik yang akan digunakan.
Dibawah ini PC yang digunakan memiliki 2 ethernet, yakni ether 1 (on board) dan ether 2 (LAN Card)
7.Pemberian nama pada kedua ethernet, dengan menggunakan perintah dibawah ini:
a.(interface set ether1 name=wan) ; ether1 digunakan untuk wan
b.(interface set ether2 name=hotspot); ether2 digunakan untuk hotspot

c.(interface pr) ; untuk megecek konfigurasi yang telah dilakukan
8.Pemberian IP pada kedua ethernet, dengan menggunakan perintah dibawah ini:

a.(ip address add address=10.10.10.4/24 interface=wan) ; untuk pemberian IP pada ether wan kelas A (sesuai dengan keinginan)

b.(ip address add address=135.120.1.1/24 interface=hotspot) ; untuk pemberian IP pada ether hotspot kelas B (sesuai dengan keinginan)

c.(ip address pr) ; untuk mengecek konfigurasi yang telah dilakukan

9.Pemberian IP Route pada PC mikrotik, dengan menggunakan perintah dibawah ini:

a.(ip route add gateway=10.10.10.9) ; merupakan IP wan dari PC Router

b.(ip route pr) ; untuk mengecek konfigurasi yang telah dilakukan

10.Pemberian DNS pada PC Mikrotik, dengan menggunakan perintah dibawah ini:

a.(ip dns set primary-dns=202.134.0.155) ; telah memiliki ketentuan tersendiri

b.(ip dns pr) ; untuk mengecek konfigurasi yang telah kita lakukan
11.Pengaturan DHCP pada PC Mikrotik, dengan menggunakan perintah dibawah ini:

a.(ip dhcp-server setup), enter

b.Dhcp server interface : (hotspot), enter

c.Dhcp address space : (terisi sendiri), enter

d.Gateway for dhcp network : (terisi sendiri), enter

e.Address to give out : (135.120.1.10-135.120.1.50), merupakan banyaknya client yang bisa mengakses internet
f.Dns server : (terisi sendiri), enter
g.Lease time : (terisi sendiri), enter
h.(ip dhcp-server pr) ; untuk mengecek konfigurasi yang telah dilakukan
12.Kemudian ketik perintah dibawah ini:

a.(ip firewall nat add chain=srcnat out-interface=wan action=masquerade) ; untuk menonaktifkan firewall
b.(tool user-manager customer add login=admin password=1234 permissions=owner) ; untuk menggunakan login
c.(tool user-manager router add subscriber=admin ip address=127.0.0.1 shared-secret=1234), untuk membuat radius. Password dan shared secret terserah

13.Konfigurasi Akses Point yang akan digunakan, Akses Point tersebut harus telah terhubung oleh PC Mikrotik, ketik IP Default dari AP tersebut (192.168.1.1) ubah SSID dari AP tersebut pada tab Quick Setup menjadi Kelompok_4 (success) dan rubah IP AP menjadi kelas B 135.120.1.5
Konfigurasi Via Winbox di computer client
14.Setelah download winbox.exe dari http://10.10.10.4 yang merupakan IP wan ether 1 kita, setelah itu download it lalu buka winbox.exe akan muncul tampilan dibawah ini: kemudian connect to 135.120.1.1 merupakan IP Hotspot ether 2 kita, klik connect
15.Maka muncul tampilan dibawah ini klik menu radius lalu pilih tanda (+) pada tab General, chek list pada bagian hotspot dan login, address ketik IP Address (127.0.0.1) dan secret (1234) sama dengan konfigurasi yang telah di lakukan pada PC Mikrotik , klik OK
16.Kemudian klik IP – Hotspot

17.Maka muncul tampilan seperti dibawah ini, pada tab Servers pilih Profile

18.Maka muncul tampilan seperti dibawah ini, lalu klik tanda (+)

19.Pada tab General menjadi nama (hsprof1), klik OK

20.Pada tab radius beri tanda check list pada use radius, klik OK

21.Pada tampilan awal winbox pilih menu IP lalu klik Hotspot, Lalu muncul dialog hotspot , Setelah itu tekan tombol setup
22.Setelah itu muncul kotak dialog Hotspot Setup, lalu pilih hotspot, klik next

23.Beri tanda check list pada kotak masquerade network, di situ telah terisi oleh IP hotspot kita (135.120.1.1/24)

24.Pada address pool network adalah banyaknya IP yang dapat mengakses internet (135.120.1.10-135.120.1.50) biasanya terisi sendiri, klik next

25.Pada select certificate pilih (none), klik next

26.Klik next pada IP Address of SMTP Server
27.Klik next pada DNS Server
28.Isi DNS Name dengan (kelompok4.net) untuk mengganti IP hotspot kita (135.120.1.1)
29.Masukkan password untuk login pada user manager, klik next
30.Klik ok, pengaturan telah berhasil dilakukan

31.Buka browser, kemudian browse IP wan 10.10.10.4/24 untuk masuk kedalam userman, kemudian klik pada tab Users, add users ex (name: wawan, password:wawan)

32.Pada PC Client sambungkan pada koneksi AP kelompok_4 (success) masuk browser lalu pada address bar browse kelompok4.net, kemudian (login dengan username wawan dan password wawan)

Senin, 26 Juli 2010

july 26th 2010




Hari ini belajar ----->
"Mengkoneksikan 2 buah Personal Computer dengan menggunakan alamat IP kelas B"

-----menggunakan 2 buah PC :
a. PC 1 : Zyrex P4M900T
b. PC 2 : P5PE

Silahkan buka disini untuk pelajaran hari ini lebih lengkap
http://www.ziddu.com/download/10892541/jobsheet1.zip.html

Senin, 19 Juli 2010

Bab 4 Jaringan Komputer
1. Jaringan komputer adalah kumpulan terminal komunikasi (komputer personal) yang saling
terintegrasi melalui media fisik tertentu dalam satu kendali teknis untuk keperluan aplikasi
komunikasi tertentu jadi, dengan adanya jaringan komputer kita dapat berkomunikasi antara
yang satu dengan yang lain.

2.

3. Metode komunikasi adalah pertukaran informasi dalam bentuk komunikasi antara pihak
pengirim dan penerima informasi, baik itu komunikasi satu arah (simplex), dua arah
bergantian (half duplex), dua arah bersamaan (full duplex).

4. Protokol merupakan sekumpulan aturan yang menjembatani komunikasi antar terminal
komunikasi data.

5. Lapisan pada model referensi OSI dan fungsinya:
1. Lapisan Aplikasi Application Layer): Aplikasi atau service yang melakukan pengolahan
data untuk pemakai,seperti: Electronic Mail, File Transfers,browser dan lain-lain.
2. Lapisan Presentasi (Presentation Layer): Menjamin data dapat dibaca oleh sistem yang
menerima data,menentukan format data yang dikirimkan atau diterima, menentukan
struktur data, mengatur sintaks transfer data bagi Lapisan Aplikasi.
3. Lapisan Sesi (Session Layer): Membangun (establish), mengatur (manage), dan
menghentikan (terminate) sesi (session) antar aplikasi.
4. Lapisan Transport (Transport Layer): Menentukan metode dan kehandalan pengiriman
(transport) data antar hosts. Membangun (establish), menjaga (maintain), dan
menghentikan (terminate) perangkatperangkat virtual (virtual circuits) antar host atau
jaringan. Mendeteksi kesalahan data dan mengatur perbaikan (recovery) data yang
dikirimkan.
5. Lapisan Jaringan (Network Layer): Mengatur penentuan jalur (path) pengiriman data
antara komputerkomputer yang berkomunikasi
6. Lapisan Data Link: Untuk mengatur proses akses ke media
7. Lapisan Physical: untuk mentransmisikan/meneterjemahkan data-data yang telah dimasukkan ke dalam binery (bilangan biner)

6. Lapisan pada model TCP/IP dan fungsinya:
1. Lapisan Aplikasi (Application Layer): Berperan sebagai protokol high-level yang melakukan proses representasi,encoding dan pengendalian dialog antar pemakai. contoh: File Transfer, Email, Remote Login, Network Management, DNS, Browser.
2. Lapisan Transport (Transport Layer): Lapisan ini mengubah data menjadi suatu paket data dan menentukan metode pengiriman, kendali aliran dan korenksi kesalahan terhadap paket data. Dua protokol yang bekerja di lapisan ini adalah TCP dan UDP.
3. Lapisan Internet (Internet Layer): Berperan untuk memberikan informasi alamat asal dan tujuan dari paket data dan menentukan jalur atau rute (routing) pengiriman paket data. Protokol yang bekerja pada lapisan ini mengatur kinerja untuk lalu lintas jaringan, yaitu IP, UCMP, ARP dan RARP.
4. Akses Jaringan(Network Access): Lapisan ini sering juga disebut sebagai lapisan host-to-network.

7. Format Address: 4 segmen bilangan biner 8 bit yang dipisahkan dengan “titik” (dot). Format
penulisannya menggunakan format dotted decimal, contoh 192.168.0.1

8. 1.Kelas A mempunyai spesifikasi :
Network-ID :
8-bit (Oktal Pertama)
Host-ID :
24-bit (Oktal Ke-2 hingga ke-4)
Format Bit :
Bit pertama oktal pertama = 0
Range Network :
0.0.0.0 – 126.0.0.0
Netmask :
255.0.0.0
Jumlah Network: 28 Network
Jumlah Host / Network :
(224 )-2 Host = 16.774.214 Host
Network Address 0.0.0.0 dan
127.0.0.0 termasuk kedalam
kelompok Address khusus.
Contoh : 11.12.13.14
2. Kelas B mempunyai spesifikasi :
Network-ID :
16-bit (Oktal Pertama dan ke-2)
Host-ID :
16-bit (Oktal Ke-3 dan ke-4)
Format Bit :
Bit pertama dan kedua pada oktal
pertama = 10
Range Network :
128.0.0.0 – 191.255.0.0
Netmask :
255.255.0.0
Jumlah Network :
2 16 Network
Jumlah Host / Network :
(2 16 ) -2 Host = 65.535
Contoh : 130.131.132.133
3. Kelas C mempunyai spesifikasi :
Network-ID :
24-bit (Oktal Pertama dan ke-2)
Host-ID :
16-bit (Oktal Ke-3 dan ke-4)
Format Bit :
Bit pertama, kedua dan ketiga
pada oktal pertama = 110
Range Network :
192.0.0.0 – 223.255.255.0
Netmask :
255.255.255.0
Jumlah Network Address :
(2 24 )2 Network Address
Jumlah Host / Network :
256-2=254 Host
4. Kelas D mempunyai spesifikasi:
Jika 4 bit pertama adalah 1110,
Alamat IP merupakan Kelas D yang digunakan untuk alamat multicast address, yakni sejumlah komputer yang memakai bersama suatu aplikasi (bedakan dengan pengertian alamat jaringan (network address) yang mengacu kepada sejumlah komputer yang memakai bersama suatu network).

9.

10. Subnetting adalah teknik memecah suatu jaringan besar menjadi jaringan yang lebih kecil dengan cara mengorbankan bit Host ID pada subnet mask untuk dijadikan Network ID baru, sehingga akan menjadikan beberapa host yang tadinya berada dalam satu network,bisa jadi setelah dilakukan proses subnetting akan menjadi berbeda network.

11.

12.

13.

14.

15. Routing langsung adalah penyampaian paket data antar host yang terdapat dalam network yang sama. Pengiriman data dilakukan secara langsung dari host pengirim ke host penerima tanpa harus melalui perantara dulu.
Routing tak Langsung adalah penyampaian paket data antar host pada network yang berbeda, sehingga penyampaian data antar keduanya harus melalui perantara (router).

16.Tabel Routing --> tebel yang memuat konfigurasi routing dalam suatu host baik yang berfungsi sebagai user maupun router.
Tabel routing dapat ditampilkan dengan menggunakan perintah netstat –nr, atau route –n

17. Pada R2, entry routing yang harus
ditambahkan :
- Default Routing, diarahkan ke interface yang satu network pada R1, yaitu 20.20.20.1. Diarahkan ke alamat ini sebab interface ini merupakan jalur terdekat menuju network yang lebih luas (Internet).
- Static Routing, yaitu menambahkan entry routing network yang berlawanan arahnya dengan internet, melalui interface terdekat menuju network tersebut, pada R2 dapat ditambahkan entry routing 50.50.50.0/24 melalui 40.40.40.2.

Selasa, 09 Februari 2010

Instalasi Windows XP Profesional dan Linux RedHat

SOAL INSTALASI LINUX
1. Sistem Operasi di bedakan menjadi 2 yaitu system operasi berbasis GUI dan berbasis….
a. visual d. sign
b. gambar e. symbol
c. text
2. Dibawah ini adalah system operasi GUI kecuali,
a. windows XP d. linux suse
b. windows 98 e. linux slackware
c. linux red hat
3. Linux suse adalah system operasi berbasis….
a. text d. sign
b. visual e. symbol
c. GUI
4. Kepanjangan dari GUI adalah…
a. Graphical User Interface d. Graphical User Intercode
b. Grafik User Interface e. Graphical User Interford
c. Graphical User Interbook
5. Menu dalam instalasi system operasi linux suse yang pertama adalah…
a. rescue system d. repair installed system
b. memory test e. installation
c. preparation install
6.Dibawah ini adalah menu dalam instalasi system opersai linux suse kecuali, …
a. rescue system d. repair installed system
b. memory test e. installation
c. preparation install
7. Pengaturan waktu dan tempat dapat di atus pada bagian… dalam instalasi system operasi linux suse
a. time zone d. area zone
b. language setting e. network zone
c. setting
8. Berapa banyak menu dalam instalasi system operasi linux suse….
a. 8 d. 5
b. 7 e. 4
c. 6
9. “perform installation” termasuk ke dalam step….
a. configuration d. installation
b. user setting e. disk
c. system analys
10. Pada saat ingin mengganti bahasa yang akan digunakan terdapat pada step….
a. welcome d. repair installed system
b. memory test e. installation
c. preparation install
11. Pada saat akan menginstall linux redhat ketika ada pilihan OK dan SKIP maka, kita pilih…
a. SKIP d. YES
b. OK e. NO
c. tekan tombol L
12. Langkah pertama untuk menginstall linux redhat adalah…
a. pemilihan bahasa yang akan digunakan d. check media
b. pemilihan waktu e. installation
c. pemilihan tempat
13. Langkah pertama untuk menginstall linux redhat adalah…
a. pemilihan bahasa yang akan digunakan d. check media
b. pemilihan waktu e. pemilihan system yang digunakan
c. pemilihan tempat
14. Pembuatan partisi kedua pada….
a. etx2 d. etx4
b. etx3 e. etx5
c. swap
15. Suatu hal yang mencirikan dari linux redhat adalah….
a. topi merahnya d. pinguinnya
b. warna merahnya e. etx5
c. topi miringnya
16. Pengaturan keyboard adalah fungsi dari….
a. destination d. keydisk
b. display e. posting
c. setting
17. Suse GmbH, adalah seseorang yang menyebarluaskan….
a. linux suse d. mandriva
b. linux slackware e. linux debian
c. linux redhat
18. Suse tersebar luas oleh suse GmbH dengan lokalissasi dengan bahasa….
a. Jerman d. Belanda
b. Inggris e. Perancis
c. Swiss
19. Untuk mempartisi harddisk pada linux suse adalah dengan cara tekan tombol….
a. create partition d. edit partition
b. delete partition e. partition setting
c. repair partition
20. Pada instalasi linux red hat untuk membuat partisi harddisk pilih pilihan apa…. Pada free partition
a. new d. repair
b. edit e. new entri
c. swam

SOAL INSTALASI WINDOWS XP PROFESIONAL

1. Dibawah ini adalah software system operasi kecuali,…
a. microsoft office 2007 d. linux redhat
b. windows xp professional e. linux suse
c. windows 98
2. Langkah pertama sebelum menginstalasi system operasi adalah…
a. melakukan perbaikan d. masuk pada pengaturan BIOS
b. pengecekkan hardware e. perbaikan cd
c. memasukkan serial munber dari cd tersebut
3. Pada BIOS, apa yang harus kita atur sebelum instalasi system operasi…
a. harddisk d. pengaturan tanggal
b. first boot e. SATA
c. second boot
4. Pada first boot, apa yang seharusnya menjadi booting pertama kali….
a. harddisk d. floppy disk
b. SATA e. RAM
c. CD ROM drive
5. Dan pada second boot, apa yang seharusnya menjadi booting kedua kalinya….
a. harddisk d. floppy disk
b. SATA e. RAM
c. CD ROM drive
6. XP professional, XP 2000 profesional, XP 98, Redhat, suse, mandriva adalah…
a. sistem operasi d. program
b. system booting e. system account
c. program aplikasi
7. SO Win 98, artinya….
a. operating source windows 98 d. operating source 98 windows
b. operating source win 98 e. operating system windows 98
c. operating source windo 98
8. Sebelum instalasi system operasi, kita harus mengatur first boot pada BIOS di menu…
a. main d. advance
b. exit e. boot
c. setting
9. Untuk meringankan kerja harddisk maka pada saat instalasi system operasi di buat.. harddisk
a. partisi d. golongan
b. kerja e. variasi
c. system
10. CD kepanjangan dari…..
a. compact double d. compact disket
b. compact ddesk e. center disk
c. compact disk
11. Sistem operasi yang paling sering di gunakan adalah…..
a. mandriva d. suse
b. windows xp e. slackware
c. redhat
12. Sistem operasi yang tampilan nya sederhana dan jaman dulu adalah….
a. windows xp d. windows 98
b. windows 2000 e. redhat
c. windows vista
13. Sistem operasi yang menampilkan tampilsan yang istimewa adalah…
a. windows xp d. windows 98
b. windows 2000 e. redhat
c. windows vista
14. 5 digit pertama dari serial number windows xp professional adalah…
a. TWT6M d. PY6BX
b. K24PJ e. P8HPF
c. XP8BF
15. Pada instalasi system operasi windows xp professional untuk membuat partisi adalah create
partition dengan cara tekan tombol….
a. ENTER d. D
b. C e. P
c. L
16. Tahap pertama dalam instalasi windows xp adalah…
a. Finalizing instalation d. dynamic update
b. installing windows e. collectinginformation
c. preparing installation
17. Tahap kedua dalam instalasi windows xp adalah…
a. Finalizing instalation d. dynamic update
b. installing windows e. collecting information
c. preparing installation
18. Sebelum tahap instalasi windows xp adalah….
a. Finalizing instalation d. dynamic update
b. installing windows e. collecting information
c. preparing installation
19. Tahap keempat dalam instalasi windows xp adalah…
a. Finalizing instalation d. dynamic update
b. installing windows e. collecting information
c. preparing installation
20. Tahap terakhir dalam instalasi windows xp adalah…
a. Finalizing instalation d. dynamic update
b. installing windows e. collecting information
c. preparing installation

Senin, 08 Februari 2010

my new but second experience







Pengalaman---> semua orang berlomba-lomba untuk mendapatkan pengalaman dengan harapan dengan pengalaman yang kita dapat hari ini, baik itu pengalaman yang baik ataupun pengalaman yang buruk sekalipun bisa membuat kita menjadi individu yang lebih baik dengan pelajaran yang bisa kita dapat dari pengalaman hari ini.....

hari ini belajar manjat tower, sebenernya bukan bagian nya manjat tower hari ini tapi, karena mati lampu kita (XTKJ1 SMKN 1 Cibinong) berdasarkan instruksi dari Pa Yayat Hidayat Zuansah guru kami tercinta walaupun kadang-kadang keanehan dari sifat beliau membuat kita semua streess.. untuk mengganti pelajaran hari ini (instalasi sistem operasi + eva;uasi nya alias ulangan) dengan manjat tower + crimping kabel
sebenernya kalo untuk manjat tower ini adalah pengalaman kedua w, tapi untuk kali ini kita ga hanya manjat doang tapi di atas tower kita harus crimping kabel utp juga,,,

emmm begini nih... materi tentang crimping kabel utp yang w kutip dari om google sahabat kita semuaaa.... lets check this out....~_~

Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) atau biasa di juluki (A.K.A) kabel LAN dengan menggunakan standar CAT 5 yaitu kabel dengan kemampuan transfer sampai 100 Mbps, konon kabarnya hanya bisa bekerja pada jarak maksimum 100 Meter walau saya sendiri belum pernah nyoba pasang sampe segitu panjangnya, paling panjang saya pasang sekitar 25 Meter.
Adapun dibagi dua jenis:
1. Crossed-Over berfungsi menghubungkan perangkat yang sama, misal PC dengan PC atau SWITCH/HUB dengan SWITCH/HUB. Walau SWITCH atau HUB keluaran sekarang yang beredar sudah banyak yang menggunakan teknologi auto negotiation, maksudnya itu SWITCH/HUB kalo dipasang kabel jenis cross atau straight sama aja bisa dipake
2. Straight-Through berfungsi menghubungkan perangkat yang berbeda, misal PC dengan HUB.
Jadi warna kabel yang dipake saya kira cuma warna yang ada di pin 1 , 2 , 3 , 6 dan selain kabel di pin itu saya kira ngga dipake. Pengalaman LAN card teman saya dengan merek D-LINK, konektornya cuma disediakan untuk 4 pin, yaitu 1, 2, 3 dan 6.

Bosen juga sih, kalo belajar cuma teori,teori,teori teruss tapi akhirnya hari ini terbukti bahwa rasanya belajar praktek dan teori ituh beda bgtt... apa lagii kayak hari ini dapet pengalaman banget--> gemana rasa nya manjat tower truss pas sampe di atas suruh crimping kabel, grogi and nervous bgtt dagh rasanya

seperti yang wbilang di atas pengalaman membawa kita bisa menjadi lebih baik di masa yang akan datang dan pengalaman tidak bisa di beli dengan uang ^_^

Sabtu, 06 Februari 2010

Selalu Begitu


Selalu begitu... tugas banyak tapi ga ngertii ngerjain nya gimana?? kembali lagi dan lagi guru memberikan tugas kepada murid nya sumpah w bingung ngerjain nya kali ini w liat temen-temen pada sibuk bgtt ngerjain tugas ini tapi w malah santai-santai cos emang w bener-bener bingung ngerjain nya.... mu nyari DVD di mana w??? di warung pasti ga ada............... akkhhh sumpah bingung w..............................

Kemarin sih 04-02-2010 kita belajar nginstall 2 sistem operasii dalam 1 komputer yah sebut ajah nama nya 2in1 lah artinya kita bisa nginstall 2 sistem operasi dalam 1 komputer, nah itulah yang buat w bingung. Kemarin sih lancar-lancar ajah cos ngerjain nya bareng temen-temen so, kalo kita ada kesalahan ada yang ngingetin, kemarin kita sharian nginstall dan sebagai nya plus kita buat laporan seperti biasa begini nih....
- pertama kita bareng-bareng nginstall sebut sajah lah (Win XP Profesional) dalam komputer
- truss kita bagi partisi hardisk nya... D sebesar .... (aduh w lupa cos udah 2 hari yang lalu sih!!! dn sekarang w
baru buat catatan nya) dan E sebesar.... (lupa juga hehehee ~_~) dan
- trus kita install sistem operasi yang kedua yaitu Linux Red Hat klo kelompok w itu tapi ada juga kelompok lain
nginsstall Suse, Mandrifa, dll.... kita install sistem operasi yang ke dua d partisi harddisk yang D gtuhh

NB: w baru memulai karir menulis di blog so, masih banyak bgat kekurangan ...... masih belajar nih menulis yang baik di blog